Cara Daftar Kuliah di Luar Negeri

Cara Daftar Kuliah di Luar Negeri

Cara Daftar Kuliah di Luar Negeri

yuk simak informasi berikut ini mengenai cara kuliah di luar negeri di tahun 2024 ini!

Langkah-Langkah Pendaftaran Universitas Luar Negeri

 

1. Persiapan sebelum lulus dan pemilihan program studi

Jika kamu sudah memiliki impian untuk kuliah di luar negeri, mulailah mencari jurusan kuliah dan negara tujuan studi yang kamu impikan. Kamu bisa mengunjungi pameran pendidikan ataupun mengunjungi website universitas tujuanmu untuk mencari info lebih lanjut.

Pastikan kamu memenuhi syarat nilai atau IPK minimum agar bisa di terima di jurusan tersebut.

Untuk memperbesar kemungkinan di terima oleh universitas luar negeri, kamu juga bisa menonjolkan prestasi yang kamu miliki, baik prestasi akademik maupun non-akademik.

Cantumkan pula  pengalaman kerja atau internship yang kamu miliki, akan lebih baik jika itu sejalan dengan jurusan kuliahmu nanti.

2. Cari Informasi Pendaftaran dan Batas waktu

Perhatikan deadline pendaftaran dan deadline pengiriman dokumen yang berhubungan. Informasi ini biasanya dapat kamu akses di website resmi universitas atau jurusan. Sangat penting untuk tahu tenggat waktu pendaftaran agar kamu tidak terlewat ketika akan mengirim dokumen dan melakukan ujian. Perlu di ketahui, bahwa setiap institusi memiliki tenggat waktu yang berbeda, jadi pastikan kamu memiliki informasi yang valid.

3. Penuhi persyaratan administrasi masuk universitas

Setiap universitas memiliki syarat administrasi masing-masing dan belum tentu sama dengan universitas lain. Namun secara umum, berikut adalah dokumen yang harus kamu persiapkan sebagai syarat administrasi daftar kuliah di luar negeri:

  • Personal statement

Di dalam personal statement, kamu harus menjelaskan secara spesifik mengapa kamu tertarik belajar di jurusan dan universitas yang kamu tuju dan mengapa pihak universitas harus menerima kamu sebagai mahasiswa mereka. Bagi beberapa orang, menulis personal statement cukup memakan banyak waktu. Jika ini kali pertama bagimu, baca tips khusus tentang menulis personal statement agar bisa membuat personal statement yang bagus.

  • Motivation letter

Hampir mirip dengan personal statement, namun motivation letter lebih kepada penekanan terhadap rencana masa depan dan target yang kamu miliki. Kamu harus menjelaskan apa motivasi kamu mengikuti program kuliah ini, serta apa yang bisa kamu dapatkan dengan belajar di universitas tersebut. Jika ini untuk program beasiswa, kamu harus jelaskan mengapa beasiswa tersebut bisa membantu dalam rencana masa depanmu. Lihat di artikel ini untuk mengetahui cara membuat motivation letter yang baik!

  • Surat rekomendasi

Pada umumnya, universitas akan meminta surat rekomendasi dari orang yang berkualifikasi, biasanya ditulis oleh guru, dosen, guidance counsellor, atau atasan tempatmu bekerja. Carilah orang yang mengenal kamu dengan baik dan bisa memberi rekomendasi yang bagus. Surat rekomendasi yang baik mampu menunjukkan sisi lain dari diri kamu yang tidak terlihat di resume kamu.

  • Sertifikat tes kemampuan bahasa asing

Tergantung negara destinasi studi impianmu, biasanya universitas akan meminta hasil tes kemampuan bahasa asing. Untuk negara-negara yang mayoritas penduduknya berbahasa Inggris, maka kamu akan diminta sertifikat tes kemampuan Bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS. Untuk negara-negara lainnya, bisa saja kamu diminta sertifikat tes kemampuan bahasa yang umum digunakan di negara tersebut.

4. Terjemahkan dokumen

Yang perlu kamu lakukan selanjutnya adalah terjemahkan dokumen-dokumen penting ke dalam bahasa Inggris atau bahasa lainnya sesuai persyaratan dari universitas. Proses penerjemahan hanya bisa di lakukan oleh lembaga yang berwenang atau penerjemah tersumpah. Contoh dokumen yang perlu di erjemahkan adalah akta kelahiran, ijazah, dan transkrip nilai.

Baca juga : rektor perempuan terbaik

5. Cari tahu ke alumni universitas pilihan

Kamu dapat berbicara dengan mahasiswa atau alumni universitas yang kamu minati, atau teman-teman dan anggota keluarga kamu yang pernah kuliah di luar negeri. Hal ini dapat memberi kamu ide tentang hal-hal yang di cari oleh universitas luar negeri. Carilah informasi sebanyak mungkin agar kamu dapat mempersiapkan pendaftaran dengan maksimal

6. Daftar ujian masuk

Ada beberapa universitas yang memberikan tes ujian masuk kepada calon mahasiswa untuk menguji pengetahuan mereka mengenai program studi yang di ambil. Ujian ini bisa saja di lakukan di luar negeri. Kamu perlu mencari informasi sejak jauh-jauh hari tentang jadwal ini agar tidak terlewat.

7. Tes wawancara

Jika kamu berhasil lolos ujian masuk, maka proses selanjutnya adalah tes wawancara bagi beberapa universitas di luar negeri. Dalam pelaksanaannya, tes ini bisa dilakukan online atau offline tergantung kebijakan dari universitas. Kamu dapat menceritakan alasan kenapa kamu mendaftar ke universitas dan jurusan tersebut.

Penguji juga akan menanyakan rencana jangka panjang dan jangka pendek yang kamu miliki untuk menilai bagaimana kamu merencanakan masa depan melalui program studi yang kamu pilih. Kamu perlu berlatih dalam menghadapi sesi ini agar lebih siap dan percaya diri.

8. Jadwalkan janji temu visa

Salah satu syarat yang harus kamu penuhi untuk daftar kuliah di luar negeri adalah pembuatan visa pelajar. Untuk bisa mendapatkan Visa ini, universitas dan program studi yang kamu pilih harus memiliki akreditasi yang diakui oleh pemerintah negara. Pengurusan Visa bisa menjadi rumit jika ada berkas yang tidak sesuai. Karena itu, buatlah janji temu untuk mengurusnya dari jauh-jauh hari agar kamu memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan semua persyaratan Visa.