Date & Time :

28 July 2020
09:00 - 12:00 WIB

The Venue :

Virtual Workshop via Zoom

The Price :

*) Biaya Registrasi sebesar Rp100.000,- (Seratus Ribu Rupiah)
**) Biaya Registrasi dikirim ke Bank Mandiri Nomor Rekening : 131-00-1656784-6
atas nama PT Comestoarra Bentarra Noesantarra


Event Description

Mengolah Sampah Menjadi Material Batu Bara Nabati

Latar Belakang

Peuyeumisasi (biodrying) adalah proses pengolahan sampah melalui media box bambu berukuran 2x1,25 x1,25 m3 (setara dengan 1 ton sampah) tanpa perlu pemilahan yang merepotkan. Sampah dalam bambu tersebut kemudian disiram dengan biokativator yang akan membuat sampah menyusut hingga 50 persen dan mengering dengan tingkat moisture dibawah 20 persen dalam waktu 7 hari. Selanjutnya sampah yang telah melalui proses peuyeumisasi tersebut siap untuk dijadikan bahan baku energi berupa briket/pelet dengan nilai kalori setara dengan batu bara. Metoda yang merupakan hasil karya inovasi Sonny Djatnika Sundadjaja ini kemudian menjadi aspek penting dalam konsep TOSS yang digagas oleh Supriadi Legino. Seiring berkembangnya TOSS di sejumlah daerah dan telah dimanfaatkan sebagai bahan baku energi alternatif skala rakyat hingga industri pembangkit listrik, maka diperlukan suatu penjelasan secara mendalam tentang aspek teknis dan non teknis tentang proses peuyeumisasi. Dengan mengetahui proses peuyeumisasi secara mendalam, maka diharapkan seluruh masyarakat dan komunitas mampu untuk menyelesaikan sampahnya di sumber dan memutus rantai transportasi sampah ke Tempat Pembuangan Akhir. Dibalik proses yang terlihat sangat sederhana, ternyata peuyeumisasi memiliki filosofi dan aspek keteknikan yang sangat tinggi namun dapat dijelaskan dan dipraktikkan secara populis.

Maksud dan Tujuan

Berdasarkan latar belakang di atas, maka diperlukan suatu penjelasan secara khusus dan rinci mengenai konsep peuyeumisasi, baik dari sisi praktis, akademis, dan juga budaya/sosial. Oleh karena itu, Gerakan Ciliwung Bersih membuat suatu virtual workshop metoda peuyeumisasi dengan 3 tujuan utama:

  1. Memahami konsep dasar peuyeumisasi
  2. Praktik proses peuyeumisasi secara virtual
  3. Memahami aspek non teknis, diantaranya seberapa besar kontribusi penurunan Green Houses Gases
  4. Memahami aspek Circular Economy dari konsep peuyeumisasi

Agenda

WaktuAgendaPembicara
08:30 - 09:00Registrasi, coffee and Tea
09:00 - 09:10Pembukaan, doa dan menyanyikan lagu Indonesia RayaOleh pembawa acara dan administrator
09:10 – 09.15Sambutan dari Ketua Badan Eksekutif Gerakan Ciliwung BersihPeni Susanti
09:15 - 09:20Sambutan dari Pembina TOSS-GCBAstid Karliansyah
09:20 – 09.25Sambutan dari Ketua TOSS-GCBSriwidayanto Kaderi
09.25 – 09.45Pemaparan tentang Konsep Dasar PeuyeumisasiSupriadi Legino
09.45 – 10.30Pemaparan dan praktik secara virtual proses peuyeumisasiSonny Djatnika Sunda Djaja
10:30 – 10.45Pemaparan aspek lingkungan dan circular economyI Made Brunner
10.45 – 11.50Diskusi dan tanya JawabKetiga Narasumber
11-50 – 12.00PenutupanOleh pembawa acara dan administrator

*) Workshop akan dilengkapi dengan sajian komunikasi visual (video dan presentasi)

**) Setelah acara selesai, maka peserta dapat melakukan kunjungan dan pendampingan di TOSS-GCB maksimal 10 orang dalam 1 batch. Info lebih lanjut akan dijelaskan dalam website www.toss-gcb.org

Peserta diskusi :

  1. DLH Pemerintah Daerah dan/atau Pemerintah Provinsi
  2. Kementerian terkait
  3. Mahasiswa
  4. Peneliti
  5. Masyarakat Umum